Monte Carlo – Pembalap Tim LCR Honda, Takaaki Nakagami, membeberkan perasaannya setelah menjalani tiga balapan perdana MotoGP musim 2019 dengan mengendarai RC213V 2018. Nakagami mengaku merasa lebih kuat dengan mengendari motor bekas milik sang tandem, Cal Crutchlow.

Nakagami Justru Tampil Apik dengan Motor Bekas Crutchlow

Meski berstatus rekan setim, Nakagami memang tidak mendapatkan motor terbaru dari Tim Honda untuk menggarungi MotoGP 2019. Pada MotoGP 2019, Nakagami harus menggunakan RC213V 2018 yang merupakan kepunyaan Crutchlow.

Walau begitu, tak lantas membuat Nakagami kehilangan tajinya untuk bisa tetap bersaing di MotoGP 2019. Bahkan bisa dibilang dalam tiga balapan awal MotoGP 2019, Nakagami berhasil tampil menjanjikan. Itu terbukti dengan keberhasilannya berada di posisi ketujuh pada klasemen sementara MotoGP 2019.

Nakagami pun mengakui bahwa RC213V 2018 yang dikendarainya saat ini jauh lebih bertenaga dibandingkan motor yang digunakannya di MotoGP tahun lalu. Nakagami merasa lebih kuat dengan berada di atas RC213V 2018.

“Mesin saya tahun ini punya tenaga lebih besar, bisa dilihat dari top speed, dan ini lebih baik dari tahun lalu. Di lain sisi, tak banyak perbedaan pada sasis,” ucap Nakagami sebagaimana diberitakan Paddock-GP pada Minggu (29/4/2019).

“Kini saya punya satu tahun pengalaman di MotoGP, jadi saya lebih memahami cara berkendara di atas motor ini. Tahun lalu, performa saya tergantung karakter sirkuit, kondisi trek, dan ban. Kini motor kami membuat saya merasa bisa tampil baik di semua sirkuit,” tuntasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)