Jakarta – Pengamat Politik kali ini ikut berkomentar perihal kemungkinan PAN keluar dari koalisi Prabowo-Sandi. Mereka menyebut bahwa langkah tersebut realistis karena memang PAN tak mendapatkan efek elektoral hingga sekarang.

Isu Keluar Koalisi, Pengamat : "PAN Tak Dapat Efek Elektoral Dari Prabowo-Sandi"

Saat dihubungi, Ray Mangkuti selaku pengamat dari Politik Lingkar Madani menuturkan bahwa “Mereka (PAN) menyatakan Pemilu berakhir sejak 17 April kemarin. Mereka sudah tidak relevan lagi dikait-kaitkan (koalisi Prabowo). Semua partai sekarang termasuk PAN mencari teman baru menjalin komunikasi. Jadi yang disebutkan oleh PAN suatu sikap politik,”

“Pertama dari aspek karakter elektoral mereka kehilangan suara dari aspek lain mereka juga kurang menonjol dalam koalisi. Apalagi kemarin melakukan quick count mereka juga tidak mendapat keuntungan,” jelas Ray.

Hal senada diungkapkan Bara Hasibuan selaku Waketum PAN yang menuturkan bahwa “Pada dasarnya memang komitmen kami di tim kampanye Prabowo Sandi atau di pencalonan Prabowo-Sandi ini memang hanya sampai pencalonan presiden,”

“Setelah itu kami bebas dengan otoritas penuh untuk menentukan langkah berikutnya. Bagi PAN tentu saja sesuai dengan kepentingan partai,” jelas Bara.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)