Jakarta – Presiden Joko Widodo ingin Hari Buruh dijadikan momentum untuk meningkatkan produktivitas. Presiden menilai produktivitas akan mendorong naiknya gaji buruh.

Presiden Jokowi: Peningkatan Produktivitas Bisa Menunjang Naiknya Gaji Buruh

Hal itu disampaikan Jokowi saat meninjau PT KMK Global Sports I atau lokasi pembuatan sepatu olahraga Nike. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan agar perayaan Hari Buruh diperingati dengan gembira.

“Besok May Day, kami harap perayaan hari buruh berjalan baik, dengan kegembiraan. Dan, semuanya kondusif. Harapan kami itu,” kata Jokowi di PT KMK Global Sports I, Banten, Selasa (30/4/2019).

Jokowi juga mengingatkan buruh meningkatkan produktivitas lewat re-skilling dan up-skilling. Menurut dia, tuntutan kenaikan gaji para buruh secara otomatis akan terpenuhi jika produktivitas meningkat.

Sebab, jika perusahaan juga bisa memproduksi lebih banyak produk, bukan tidak mungkin gaji para buruh akan ikut terkerek. Oleh karena itu, ia meminta para buruh memenuhi itu semua.

Baca juga: Agus Rahardjo Sudah Tugaskan PIPM Cari Bukti Terkait Petisi Pegawai

“Karena produktivitas menyangkut produksi berapa yang dihasilkan. Kalau yang dihasilkan naik, ya gaji naik enggak ada masalah,” tuturnya.

Saat meninjau pabrik, Jokowi mengaku sempat berbincang dengan para buruh. Dari obrolannya dengan para buruh, Jokowi menangkap sinyal positif. “(Saya) banyak bertanya. Sudah berapa tahun kerja di sini? Katanya 20 tahun. Ada 15 tahun. Menurut saya, atmosfer lingkungan di PT KMK sangat baik. Ada klinik yang bagus juga,” ujarnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)