Jakarta – Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang pemeriksaan Menteri ESDM Ignasius Jonan sebagai saksi setelah surat yang dikirimkan tidak ada yang menerima.

KPK Akan Periksa Menteri Ignasius Jonan Terkait Kasus Suap PLTU Riau-1

“Suratnya sudah dikirimkan ke rumah yang bersangkutan sesuai alamat yang ada di adminduk (administrasi kependudukan), tapi baru saja saya dapat update surat tersebut tidak diterima di sana karena tidak ada yang menghuni rumah tersebut sehingga surat dikembalikan,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

Karena itu, KPK kemudian menjadwalkan ulang panggilan pemeriksaan terhadap Jonan menjadi tanggal 15 Mei 2019, yang seharusnya akan dilakukan pada Senin (13/5/2019).

“Jadi KPK kembali mengirim surat panggilan ke kantor dan rumah dinas saksi untuk jadwal pemeriksaan pada hari Rabu (15 Mei 2019) minggu depan,” jelas Febri.

Jonan akan dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka Sofyan Basir dan Samin Tan, yang keduanya diamankan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap mantan Anggota DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johannes B Kotjo yang terkait suap PLTU Riau-1.
(samsularifin – harianindo.com)