Jakarta – Mustofa Nahrawardaya akhirnya ditangkap polisi terkait kasus penyebaran hoax alias berita bohong soal kerusuhan 22 Mei 2019. Dia ditetapkan jadi tersangka karena menyebarkan kabar tak benar dari sosial media Twitter.

Dituding Sebar Berita Hoaks Kerusuhan 22 Mei, Anggota BPN Prabowo-Sandi Diciduk Polisi

Brigjen Dedi Prasetyo selaku Karo Penmas Divisi Humas Polri sudah menuturkan bahwa “Masih diperiksa,”

“Ya kalau sudah ditangkap harusnya sudah tersangka,” jelas Dedi.

Dalam surat perintah penangkapan yang diperoleh detikcom, Mustofa ditangkap berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor SP Kap/61/V/2019/Dittipidsiber. Mustofa ditangkap karena sebagai pemilik/pengguna/pengakses/pengelola akun Twitter @AkunTofa dan @TofaLemonTofa.

Mustofa diduga telah menyebarkan hoax dalam cuitannya di akun tersebut.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)