Jakarta – Mantan Ketua DPR yang terjerat kasus korupsi E-KTP, Setya Novanto, telah dipindahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Gunung Sindur. Kepala Rutan (Karutan) Gunung Sindur, Agus Salim menegasakn bahwa sel yang dihuni Novanto saat ini dipantau oleh kamera pengintai atau CCTV.

“Ini kan rutan high risk, ada 350 CCTV untuk pengamanan. Ini kan one man one cell. Jadi setiap sel ada (CCTV). Itu sudah hampir satu tahun lima bulan,” ujar Agus, Senin (17/06/2019) seperti dilansir Antara.

Mayoritas narapidana kasus teroris menjadi penghuni Rutan Gunung Sindur, sehingga, menurut Agus, pengamanan menjadi suatu yang diprioritaskan. Terlebih, pascakerusuhan di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Setelah kejadian itu, Agus mengaku berniat untuk memasang CCTV di seluruh sel Rutan Gunung Sindur. Menurutnya, hanya beberapa rutan yang difasilitasi CCTV.

“Kalau ada gerak-gerik yang mencurigakan itu ketahuan. Kalau melakukan hal-hal aneh itu banyak. Karena yang namanya teroris itu raja bohong,” kata Agus.

Sebelumnya diberitakan, Novanto dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin setelah didapati pelesiran ke sebuah toko bangunan di kawasan Padalarang, Bandung. Mantan Ketua DPR itu dipindahkan pada Jumat (14/06) malam. (Hari-harianindo.com)