Jakarta- Komisi III DPR menggelar rapat dengan Polri perihal rancangan anggaran untuk tahun 2020. Dalam rapat itu, Polri meminta tambahan anggaran sebesar Rp 12,93 triliun.
“Mohon dukungan pimpinan dan anggota Komisi III kiranya Polri dapat tambahan anggaran pada penetapan anggaran tahun anggaran (TA) 2020 sebesar Rp 12,93 triliun,” kata Wakapolri Komjen Ari Dono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/06).
“Kiranya hasil rapat ini dapat mempertimbangkan adanya penambahan anggaran untuk Polri tahun 2020,” harap jenderal bintang tiga itu.

Sebelumnya, sesuai surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas tanggal 29 April 2019, telah didapatkan penetapan pagu indikatif Polri tahun anggaran 2020 sebesar Rp 89,73 triliun.
Ari menuturkan, penambahan anggaran itu terkait dengan tantangan keamanan yang dihadapi Polri tahun 2020. Tantangan berupa penyebaran paham radikalisme dan intoleransi yang semakin mengganggu stabilitas dan keamanan nasional.

Selanjutnya, hegemoni demokrasi yang telah memicu potensi konflik dalam masyarakat. Serta, proses globalisasi dan kemajuan iptek yang menghadirkan berbagai ancaman dari segi ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya.
Tak hanya itu, ancaman juga ada dari meluasnya penyebaran narkoba dan terorisme, dan masih tingginya konflik sosial, premanisme, dan tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.
“Percepatan teknologi digital yang sangat cepat menuntut Polri untuk mampu menjaga keamanan dari sisi siber,” katanya.

Ari melanjutkan, menurutnya, Polri menilai terjadi peningkatan kejahatan baru yang membutuhkan pengetahuan baru untuk mengatasinya. Selain itu, masih tingginya kemacetan, pelanggaran, dan angka kecelakaan lalu linta. Tidak lupa kejahatan pada perempuan dan anak yang masih belum banyak mendapatkan penanganan.
Terakhir, menurut Ari, penyelundupan, pencurian, terhadap sumber daya alam dan kerusakan lingkungan hidup masih tinggi dan daapt memberikan dampak merusak terhadap ketahanan dan keamanan pangan.
“Pulau terluar serta wilayah perbatasan perlu mendapatkan pengamanan khusus dari Polri,” sebutnya. (Hari-harianindo.com)