Proses gugatan sengketa hasil pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) akan segera menemui titik temu. Jika gugatan pasangan Prabowo-Sandi tidak dikabulkan, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan segera mengeluarkan ketetapan bahwa paslon Jokowi-Ma’ruf menjadi presiden dan wakil periode 2019-2024.


Secara otomatis pasangan yang dinyatakan pemenang akan segera menyusun siapa-siapa yang akan menduduki jabatan menteri dalam kabinet baru. Banyak nama disebut-sebut akan menduduki kursi menteri,termasuk kemungkinan salah satu mantan aktivis ’98, Adian Napitupulu.

Adian santer diisukan bakal mengisi salah satu kursi menteri, politikus Partai Gerindra yang juga aktivis ’98, Desmond J Mahesa memberikan dukungan dan ikut mendoakan.

“Semoga, karena yang akan dipilih jadi menteri itu (Adian) sebenarnya adalah sekretaris saya, sekjen saya,” ujar Desmond di Jakarta, Minggu (23/06).

Telah diketahui bahwa Desmond dan Adian sebelumnya berada dalam satu organisasi di masa-masa reformasi. Yaitu di LBH Nusantara. Saat itu Adian menjabat sekretaris jenderal, sementara Desmond menjabat direktur. Mereka sama-sama berjuang untuk kepentingan rakyat pada masa era orde baru.

Kebersamaan tersebut, kata Desmond, sampai saat ini masih erat walau mereka berbeda pandangan politik di Pilpres 2019.

Adian berada pada barisan pendukung Jokowi-Amin, sementara Desmond berada pada barisan Prabowo-Sandi. “Sampai hari ini, dia panggil saya dir, direktur. Karena di masa lalu, dia sekjen saya,” ucap Desmond.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan selama 21 tahun reformasi berjalan, belum ada akvitis ’98 yang pernah mendusuki jabatan menteri. Ia membuka pintu bagi para aktivis 98 dengan melihat kemampuan yang dimiliki. (Hari-harianindo.com)