Trenggalek – Polisi telah menangkap seorang pencuri boneka di Trenggalek. Kasus pencurian tersebut terendus setelah pelaku mengunggah foto curiannya di media sosial.

Kapolsek Dongko AKP Tri Basuki memberikan keterangan bahwa pelaku pembobolan rumah dan pencurian itu bernama Umar Santoso (32). Ia tercata sebagai warga Dusun Plapar, Desa Cakul, Kecamatan Dongko.

Selain tersangka, polisi juga mendapati barang bukti berupa boneka Doraemon, boneka Teddy Bear serta sebuah laptop merek Asus.

“Jadi kasus ini berawal saat puasa yang lalu. Rumah korban saudara Siti Maesaroh dibobol maling. Dari aksi pencurian itu korban mengaku kehilangan sebuah laptop serta boneka. Kemudian kami lakukan penyelidikan,” kata Tri Basuki, Senin (24/06/2019).

Proses pengungkapan kasus pencurian itu menghabiskan waktu hampir satu bulan. Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku atas unggahan gambar boneka Doraemon hasil curian di salah satu akun media sosial.

“Kami curiga dengan gambar boneka Doraemon itu. Kemudian anggota saya perintahkan untuk menyelidiki siapa pemilik akun medsos itu. Hingga akhirnya kami mengamankan barang bukti boneka itu,” imbuhnya.

Untuk memperoleh kepastian, polisi langsung bekerja sama dengan korban. Dari situ diketahui jika boneka tersebut merupakan milik korban. Dalam keterangannya korban juga membenarkan bahwa kedua boneka hilang bersamaan dengan laptopnya.

“Setelah mendapat kepastian itu kami langsung mengamankan pelaku. Sedangkan barang bukti laptop kami temukan sudah dijual di wilayah Panggul,” tambahnya.

Dari proses pemeriksaan, tersangka menjelaskan bahwa ia masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel kunci pintu. Ia nekat membawa kabur dua boneka lantaran ingin menjadikannya koleksi di rumah.

“Kalau bonekanya untuk koleksi, sedangkan laptop dijual dan uangnya dipakai untuk ngopi,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa akibat perbuatannya kini pelaku pencurian itu digelandang menuju Polres Trenggalek. Ia dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (Hari-harianindo.com)