Jakarta – Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merekrut anggotanya dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Banyak yang terlena dengna seruan ISIS terutama kalangan anak-anak muda.

ISIS melakukan perekrutan dengan berbagai alibi. Tawaran mereka mereka janji-janjikan terlihat manis, namun bisa menjadi malapetaka. Berikut ini penejelasan terkait cara ISIS untuk merekrut anggotanya.

Melalui video, ISIS akan mencuci otak dari sasarannya di seluruh dunia dengan video-video berkualitas tinggi dan keren bak Hollywood. Salah satu video yang pernah beredar berjudul ‘Cahaya Tarbiyah di Bumi Khilafah’.

Video Cahaya Tarbiyah di Bumi Khilafah ini menunjukkan anak-anak usia di bawah 15 tahun yang diduga dari Indonesia tengah belajar perang.

Melalui media sosial ISIS mengunggah video-videonya karena media sosial banyak digunakan oleh anak muda saat ini.

“ISIS misalnya kita lihat mereka lihai menggunakan Cyber Space untuk sebarkan aksi teror mereka, melakukan rekrutmen anggota dan mereka bisa menghasut ribuan orang,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius.

Suhardi menambahkan kelompok teroris juga memanfaatkan media sosial untuk mentargetkan lokasi serangan, menghimpun dana operasional, serta pengkaderan radikalisme. (Hari-harianindo.com)