Jakarta – Terkait peristiwa gempa di Halmahera, sejumlah kabar di media sosial rupanya turut beredar. Meskipun kebenarannya diragukan, namun berita-berita tersebut mampu membuat resah para pembacanya.

Salah satu kabar yang beredar di WhatsApp adalah sebuah foto yang menggambarkan sebuah kawasan pesisir pantai yang hancur. Sejumlah rumah juga tinggal puing-puing yang tergenang air. Beberapa netizen mengatakan bahwa foto tersebut berlokasi di Halmahera Selatan pascagempa pada Minggu (14/07/2019).

tsunami banten

Keterangan netizen mengenai foto tersebut rupanya tidak sesuai dengan rilis persi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Menurut BMKG, gempa yang terjadi di Halmahera Selatan tidak berpotensi tsunami. Selain itu, episentrum gempa dengan magnitudo 7,2 itu tidak berada di lautan, tetapi di daratan.

Sementara itu, foto serupa juga ditemukan di pemberitaan mengenai peristiwa tsunami di Provinsi Banten dan Lampung pada Minggu (23/12/2018) lalu. Sehingga kabar yang beredar mengenai isu tsunami di Halmahera tidaklah tepat. (Elhas-harianindo.com)