Seru Rocky Gerung dan Adian Napitupulu Soal Pidato Jokowi

Jakarta – Perdebatan antara Rocky Gerung dan Adian Napitupulu menyita banyak perhatian publik. Rocky merupakan kubu dari P2P (Perhimpunan Pendidikan Demokrasi) sedangkan Adian merupakan kubu dari PDI Perjuangan. Perdebatan kedua kubu tersebut terjadi di acara Mata Najwa.

Rocky menilai bahwa Presiden Jokowi tidak konsisten. Rocky menyoroti ancaman Jokowi di pidato kebangsaannya soal menghajar penghambat investasi, Rocky menganggap bahwa inkonsistensi Jokowi nampak berbeda dari ucapannya lima tahun lalu.

Pernyatan Jokowi lima tahun lalu berisi tentang progress Jokowi yang akan mempersulit investor, terutama investor asing. Menurut Rocky, Jokowi tidak konsisten atas pernyataannya. Bhkan Rocky menyebut Jokowi dan Adian Napitupulu sama-sama tidak punya pikiran.

“Jadi kita lihat, di kepalanya itu ada dua kutub yang korslet. Awalnya mau mencegah investasi asing, sekarang, mereka yang ingin mencegah justru akan dia gebuk,” ujar Rocky Gerung.
“Itu yang saya sebut tadi bahwa bukan sekadar gagal berpikir, memang enggak ada pikiran, sama seperti Adian itu, kurang pikirannya itu. Kalau orang kontradiksi dalam pikiran kan memang enggak ada pikirannya kan,” imbuhnya, disambut tawa penonton Mata Najwa.

Adian Napitupulu seketika mengambil sikap tidak terima atas anggapan Rocky. Menurut Adian. “Saat ini banyak orang yang sebenarnya menyimpan kebencian, tetapi berlindung di balik kata ‘oposisi’.

“Dia (Jokowi -red) mau sampaikan itu, bahwa banyak sekali kelompok di sana yang kemudian membenci orang, tapi dibungkus dengan kata ‘saya oposisi’, kemudian mencaci maki orang, dibungkus dengan kata ‘ini demokrasi’, membenci orang suka-sukanya, menghina orang, dan mengatakan ‘kebebasan berbicara,'” ungkap Adian Napitupulu.

Adian juga melawan ejekan daro Rocky, “Kalau kemudian ada yang tersinggung, ada pula yang merasa terganggu dalam pernyataannya, seperti Bung Rocky, misalnya, sepertinya Bung rocky sedang menuduh dirinya sendiri,”
Adian mendapat tepuk tangan penonton setelah melakukan pembelaan terhadap tuduhan Rocky pada Jokowi. (NRY- harianindo.com)