Jakarta – Meski mendapat respon kecewa dari para pendukungnya, pertemuan antara Presiden Terpilih Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto tidak akan berdampak signifikan terhadap basis pendukung Prabowo.

Menurut Ray Rangkuti, Prabowo tidak akan kehilangan pendukung walau partainya mendekat ke lingkaran pemerintah. Pentolan Masyarakat Madani untuk Oposisi Indonesia tersebut berpendapat bahwa gelombang kekecewaan para pendukung Prabowo telah melewati titik puncaknya pada pertemuan Jokowi-Prabowo. Sehingga ke depannya tak ada lagi respon kecewa yang besar.

“Menurut saya tidak (ditinggalkan pemilihnya), kenapa? Karena puncak dari kekecewaan itu bukan pada dia (Prabowo) masuk kabinet gitu loh. Puncak kekecewaan itu ketika ketemu di MRT itu,” kata Ray Rangkuti pada Kamis (18/07/2019).

Baca Juga: Berdebat Dengan Rocky Gerung, Adian Napitupulu Lebih Populer Dari Pocong di Twitter

Dengan kata lain, kelompok masyarakat yang masih menyatakan dukungannya kepada Prabowo merupakan pendukung yang setia. Sehingga mereka tidak akan berubah pikiran apabila Prabowo bermanuver untuk mendekati Jokowi. Karena itulah, lanjut Ray, Prabowo tak usah ragu dalam menentukan langkah politik selanjutnya.

“Kalau dia masuk kabinet sudah nggak ada lagi (ditinggalkan pendukungnya) gitu loh,” pungkasnya. (Elhas-harianindo.com)