Jakarta – Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan peresmian operasional transportasi baru bernama Jak Lingko. Angkutan kota ini dilengkapi dengan AC atau penyejuk udara.

Jak berarti Jakarta, sedangkan Lingko miliki arti jejaring atau integrasi yang diambil dari sistem persawahan tanah adat di Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Nama ini dipilih karena mencerminkan makna jejaring atau integrasi seperti sistem transportasi yang sedang dibangun di Jakarta dan terintegrasi seperti MRT, LRT dan sebagainya.

Di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, tampak beberapa unit Jak Lingko yang memiliki AC. Barna Dahnil salah seorang supir mengakui nyaman saat mengendarai angkot tersebut.

“Ya enak si mas, kita enggak begitu lelah ya, kan ada AC,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (14/07).

Dahnil mengaku harus taat dalam berkendara. Mengingat, dia adalah seorang perokok yang tidak boleh merokok ketika mengendarai Jak Lingko.

“Ya enggak lah mas, kalau ketahuan hukuman (berat) ya pasti pecat,” ujarnya.

Sementara itu Pengendali Jalur Jak 10 jurusan Tanah Abang-Kota, Rangga melanjutkan, kalau saat ini baru ada 12 unit Jak Lingko yang sudah ber-AC.

“Rencana 12 unit baru operasi 7 Unit. Itu Tanah Abang-Kota. Ada juga 1 unit yang AC Kota-Pulo Gadung, Jak 33. Itu untuk yang AC. Kalau untuk seluruhnya ada 43 yang sudah berjalan,” terang Rangga.

Dalam hal ini, Jak Lingko mempunyai syarat-syarat bagi para penumpang dan sopir. Yang mana salah satunya penumpang wajib miliki kartu Jak Lingko.

“Penumpang satu kartu enggak bisa rombongan. Kalau untuk sopir itu ada sertifikatnya dari Dinas Perhubungan. Mereka itu ikut Pusdiklat di Tegal ada, Bekasi dan Bali,” terang Rangga.

“Masih 0 rupiah. Tapi dari awal program launching 0 rupiah. Sampai kapan itu kebijakan gubernur. Yang pasti ini lebih nyaman dan keamanan bisa ketahui siapa pengemudi dan nomor body kita bilang kita tahu. Kalau kenapa-kenapa kita tahu,” lanjutnya.

Adapun aturan selanjutnya bagi penumpang adalah dilarang makan dan minum di dalam mobil, membawa hewan peliharaan, serta membawa barang bawaan melebihi 30 x 30 x 30 sentimeter. (Hari-harianindo.com)