Jakarta- Mike Tyson mengungkapkan bahwa ia sempat berpikir bisa mengalahkan Dewa saat ia benar-benar berada di puncak kariernya sebagai petinju.

Tyson adalah fenomena besar di dunia tinju. Ia berhasil jadi juara dunia termuda di kelas berat. Keganasan dan kebrutalan Tyson di atas ring membuat namanya cepat booming dan dikenal oleh masyarakat internasional.

“Dalam periode terbaik saya, saya berpikir bahwa saya bisa mengalahkan Dewa, namun kini saya sudah berubah.” ungkpnya.

“Sosok seperti itu bukan lagi saya. Kini, justru saya tengah berada di masa terbaik,” ucap Tyson saat ditunjuk sebagai pembicara di depan klub Alabama American Football seperti dikutip dari ESPN.

Kalimat tersebut dilontarkan saat Tyson mendapat pertanyaan terkait kepercayaan dirinya bisa mengalahkan juara dunia tinju saat ini, Deontay Wilder bila ada di era yang sama.

Tyson lalu menghimbau kepada para pemain bahwa tiap tindakan memiliki risiko dan berharap para pemain tidak mengikuti jejak dirinya.

“Tuhan mencintai saya dan itulah kesimpulan yang saya dapat. Saya sempat berpikir bahwa saya sosok tangguh yang mampu memukul jatuh orang, melakukan apa yang ingin saya lakukan.” katanya.

“Namun hidup ternyata bukan tentang itu. Jika kita tidak bisa bertanggung jawab pada diri sendiri, bagaimana kita bisa bertanggung jawab pada yang lain? Itulah inti kehidupan di dunia, bertanggung jawab. Butuh waktu sepanjang hidup bagi saya untuk mempelajari hal itu.” tutur Tyson.

Sesi bersama Tyson itu sendiri disambut antusias oleh para pemain Alabama. Mereka bertanya terkait dengan pertarungan terfavorit dalam kariernya. Tyson lalu menjawab duel lawan James Douglas yang merupakan kekalahan perdana untuknya.

“Karena pertarungan itu banyak memberi pelajaran pada saya,” ujar Tyson. (Hr-harianindo.com)