Jakarta – Setya Novanto, selaku Mantan anggota DPR RI, sempat dipindahkan ke Rutan Gunung Sindur karena tertangkap pelesiran. Novanto mengaku khatam Alquran selama mendekam di Gunung Sindur.

“Ya kalau di Gunung Sindur itu ya saya bersyukur bisa satu bulan penuh, saya hanya satu jam saja itu. Istilahnya di hari ke 11 saya bisa angin-angin, hanya satu jam. Terus di hari ke-15, bisa di masjid dan saya bersyukur yang tadinya saya baca Alquran terbata-bata, akhirnya di sana bisa khatam,” kata Novanto.

Selain itu, Novanto mengaku berkurban di Idul Adha tahun ini. Dia mengatakan berkurban sapi dan kambing.

“Iya dong kurban juga. Ada sapi, kambing. Ada dua ekor,” ucapnya.

Tepat hari ini Novanto bersaksi di persidangan Sofyan Basir. Dia tampak tampil beda dengan kumis dan berewok. Novanto menyatakan bahwa kumis dan berewok itu sebagai kenang-kenangannya mendekam di Rutan Gunung Sindur.

“Iya karena di sana semua teroris, ha-ha-ha… saya sebagai kenang-kenangan, he-he-he…,” kelakar Novanto.

Novanto ketahuan pelesiran ke toko bangunan mewah di Padalarang. Akibat ulahnya, Novanto dihukum menghuni Rutan Gunung Sindur. Tercatat hanya satu bulan Novanto berada di rutan Gunung Sindur. Setelah itu, dia kembali dipindahkan ke Lapas Sukamiskin. (NRY-harianindo.com)