Surabaya – Tim Robotika ITS siap menaklukkan lawan-lawannya di Federation of International Robot – Sport Association (FIRA) Roboworldcup 2019 di Changwon, Korea Selatan.

Tim yang terdiri dari 19 mahasiswa dan dua dosen pembimbing ini dilepas secara resmi oleh Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, Rektor ITS di halaman Gedung Rektorat ITS, bersama dengan tim dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Tim robotika dari ITS ini siap untuk mengharumkan dan membawa nama besar Indonesia. “Pada kompetisi taraf internasional ini kami (Tim Robotika ITS, red) memboyong delapan robot andalan kami untuk memperebutkan gelar juara dari tiga kategori lomba yang berbeda,” jelas Muhtadin ST MT, Pembina Tim Robotika ITS.

Pria yang sudah empat tahun mengawal kompetisi di ajang FIRA ini memsparkan bahwa sebelumnya kompetisi FIRA merupakan kompetisi robot internasional khusus untuk sepakbola atau disebut juga Federation of International Robot-soccer Association.

Namun dalam beberapa tahun terakhir ini FIRA berganti kepanjangannya menjadi Federation of International Robot-Sport Association. Oleh sebab itu, tidak hanya sepakbola yang dilombakan. “Ada berbagai kategori lomba lain yang baru seperti panahan, angkat beban, robot terbang, dan lain lain,” lanjut dosen Teknik Komputer ITS ini.

Ada tiga kategori lomba yang akan diikuti oleh tim ITS di antaranya adalah HuroCup, RoboAir dan RoboSot. Dalam kategori HuroCup, Tim Robotika ITS mengikutsertakan tiga robot humanoid andalannya yang merupakan karya dari Tim Ichiro ITS.

Di kategori RoboAir, ITS mengikutsertakan dua robot terbang karya Tim Bayucaraka ITS. Dan, tiga robot beroda lainnya dari tim IRIS ITS akan mewakili dalam kategori RoboSot.

Pada kategori HuroCup, ITS akan berkompetisi dalam divisi sepakbola, angkat beban, panahan, lari dan halang rintang. Kemudian pada kategori RoboAir, ITS akan bersaing untuk melakukan pemindaian barcode pada dua gedung secara otomatis serta navigasi.

Terakhir, pada kategori Robosot, tim ITS akan ambil bagian dalam perlombaan sepakbola, mengoper, serta halang rintang.

Berkaca dari capaian tahun lalu, Muhtadin mengungkapkan bahwa timnya sudah memiliki strategi khusus untuk mengalahkan lawan-lawan terberat mereka. Kendati demikian, Muhtadin lebih mendukung timnya untuk selalu siap mental dengan apapun yang akan terjadi.

Karena menurut Muhtadin, pegangan untuk saat ini adalah kondisi sendiri, bukanlah tim lain. “Kita (Tim Robotika ITS, red) berpatokan dengan kondisi kita sendiri, khususnya tahun lalu, karena kita lebih mengenal kondisi kita sendiri daripada kondisi tim lain,” kata Muhtadin.

Pascapelepasan tim, Rektor mengharapakan bahwa tim kebanggaan ITS ini bisa mengharumkan dan membawa nama besar Indonesia di kancah internasional. Menurut Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, Rektor ITS yang biasa disapa Ashari ini, lantaran ITS sudah bukan lagi pendatang baru di ajang tersebut.

Ashari berharap Tim Robotika ITS bisa mendapatkan peningkatan prestasi pada gelaran tahun ini. “Jika tahun lalu tim ITS mampu memperoleh 19 tropi, tahun ini saya berharap tim ITS bisa memperoleh lebih dari 20 tropi,” tegas Ashari, Senin (12/08/2019). (Hr-harianindo.com)