Rembang – Ardian Nurcahyo, selaku petugas Kejari Rembang ditangkap oleh K ejaksaan Tinggi Jawa Tengah tahan. Penangkapan tersebut karena diduga ia menyalahgunakan denda tilang Rp 3 miliar untuk mengikuti lomba burung.

“Tersangka dijerat pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara,” kata Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejati Jateng, Ketut Sumedana, Jumat (16/08/2019)

.
Ketut menyatakan bahwa berkas perkara tersangka Ardian sudah dinyatakan lengkap dan siap disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Semarang untuk menjalani tuntutan.

“Kita berusaha tegakkan hukum maksimal, sebab yang bersangkutan main di rumah sendiri. Tidak ada diskon untuk tuntutan hukum,” ujarnya.

Tersangka Ardian Nurcahyo merupakan pegawai negeri sipil. Sedangkan, selama bertugas di Kejari Rembang, yang bersangkutan memiliki rekam jejak yang buruk.

“Jadi saat diperiksa pengawasan sempat menghilang. Akhirnya petugas keluarga DPO internal, Kejagung juga kita libatkan untuk melakukan penangkapan di rumahnya,” ungkapnya. (NRY-harianindo.com)