Jakarta – Dalam video klarifikasinya, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan bahwa dirinya siap menghadapi proses hukum apapun terkait kasus video ceramahnya. Diketahui sebelumnya bahwa dirinya kini tersandung ujaran yang dituding menghina simbol agama Kristen.

“Sebagai warga negara yang baik saya tidak akan lari, tidak akan mengadu, saya tidak akan takut karena saya tidak merasa salah dan saya tidak pula ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar UAS.

Video klarifikasi tersebut diunggah oleh kanal YouTube FSRMM TV pada Minggu (18/08/2019). Rupanya, klarifikasi tersebut UAS ucapkan di tengah-tengah ceramah di Masjid At-Taqwa, Indragiri, Riau dalam rangka peringatan HUT ke-74 RI pada Sabtu (17/08/2019) lalu.

Baca Juga: Politisi PKPI Anggap Ustaz Abdul Somad Hanya Komedian

Dalam video itu, ia mengungkapkan bahwa kini dirinya telah dilaporkan ke polisi atas kasus ceramahnya tersebut.

“Saya sedang dilaporkan ke Polda Nusa Tenggara Timur karena dianggap penistaan agama,” tutur UAS.

Dalam klarifikasinya, ia mengatakan bahwa ceramah yang dipermasalahkan tersebut terjadi pada tahun 2016 silam. Pada waktu itu, ia menjawab pertanyaaan salah satu jemaahnya terkait salib. UAS mengatakan bahwa ujaran tersebut tidak dilontarkan di forum publik, tetapi di forum ceramah khusus muslim. (Elhas-harianindo.com)