Jakarta – Demonstrasi yang pecah menjadi kerusuhan yang terjadi di sejumlah kota di Papua membuat politisi PDIP angkat bicara. Komarudin Watubun Tanawani Mora mengatakan bahwa peristiwa tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak serius dalam menangani Papua.

Ketua DPP PDIP bidang Kehormatan Partai itu mengatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi kejadian yang biasa di Papua. Komentar tersebut ia lontarkan karena dirinya berpengalaman menjadi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) selama 10 tahun.

“Saya sudah masuk pada kesimpulan, bahwa pemerintah memang tidak serius urus Papua. Kenapa tidak serius? Karena setiap begini-begini terjadi. Dulu sampai ada demo besar-besaran,” kata Komarudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/08/2019).

Bahkan, pernah dalam suatu demonstrasi, aparat keamanan dari TNI maupun Polri menjadi korban jiwa. Namun, menurut Komarudin, penanganan yang dilakukan bersifat sporadis dan mudah dilupakan satu minggu kemudian.

Anggota Komisi II DPR dari daerah pemilihan Papua tersebut melihat bahwa persoalan di Papua tidak bisa diselesaikan dengan cara remeh. Pemerintah harus memperhatikan sebab-sebab di balik adanya kerusuhan tersebut. Menurutnya, ada semacam gerakan besar yang mendorong pecahnya huru-hara di Papua.

“Masa orang bicara monyet di Surabaya langsung di beberapa kota terjadi kebakaran. Jadi, jangan kita sibuk untuk mengurus permukaannya, asap, sibuk siram asap, tapi apinya tidak diurus,” pungkas Komarudin. (Elhas-harianindo.com)