Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro) teguh pendirian dalam pembangunan stadion bertaraf internasional. Padahal lahan tersebut masih dalam tahap sengketa di pengadilan.

“Pengerjaan (pembangunan) stadion memakan 26 bulan, sampai 2021 Oktober,” ujar Direktur Proyek Jakarta International Stadium, Iwan Takwin di restoran Sirih Merah, Jakarta Pusat, Rabu (21/08/2019).

Iwan menyatakan tetap akan melanjutkan pembangunan. Ia menilai bahwa ia hanya menjalankan tugas dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Gubernur memerintahkan tetap jalan, ya kami tetap melakukan proses,” kata Iwan.

Menurut Iwan pihaknya sudah melaukukan percepatan pembangunan dengan memasang 1.400 tiang pancang di lahan tersebut. Ia menargetkan pemasangan 13 ribu tiang pancang secepatnya.

“Bahkan kita sampai saat ini terus melakukan akselerasi percepatan. Target 13 ribu tiang pancang,” katanya.

Proses pembangunan stadion untuk klub sepak bola ibu kota, Persija ini molor dari perkiraan. Selain itu peletakan batu pertama untuk pembangunan Stadion BMW rencananya dilakukan pada Maret 2019 lalu. Pihak Pemprov juga melakukan banding atas putusan tersebut. Pengacara anyar, Denny Indrayana dipilih untuk mengawal Pemprov dalam sengketa tersebut. (NRY-harianindo.com)