Wasington DC – Donald Trump, selaku Presiden Amerika Serikat mengklaim dirinya sebagai ‘Tuhannya’ bangsa Israel. Selain itu ia juga mengakui bahwa orang-orang Yahudi di Israel mencintainya, dan memposisikan dirinya sebagai Raja Israel.

“Presiden Trump adalah presiden terhebat bagi orang Yahudi dan bangsa Israel dalam sejarah dunia. Bukan hanya Amerika. Dan, orang-orang Yahudi di Israel melihatnya sebagai ‘Tuhan’ sekaligus Raja Israel,” demikian cuitan Trump, yang dikutip dari akun Twitternya, @realDonaldTrump, Kamis, 22 Agustus 2019.

Benjamin Netanyahu, selaku Perdana Menteri Israel mensejajarkan Trump dengan Raja Cyrus dari Persia. Gelar ini diberikan setelah Trump mengumumkan akan memindahkan kedutaan besar AS di Tel Aviv ke Yerusalem.

“Dia (Trump) mengizinkan orang-orang Yahudi untuk kembali ke Israel, mengakhiri pengasingan bersejarah mereka di Babel,” kata Netanyahu.

Pew Research mengungkap bahwa 69 persen orang Israel memiliki kepercayaan terhadap Trump untuk melakukan hal yang benar mengenai urusan dunia. Penelitian tersebut dilakukan pada 2018.

Hans Trefousse, selaku penulis biografi menyatakan bahwa Andrew Johnson merupakan orang nomor satu di Paman Sam yang berkelakar serupa dengan Trump.

“Johnson juga membandingkan dirinya dengan Yesus Kristus sebagai seorang Juru Selamat dan mengampuni dosa-dosa orang yang bertobat,” ungkap Trefousse. (NRY-harianindo.com)