Solo – PKS (Partai Keadilan Sejahtera ) ingin loloskan perda produk halal. Misi tersebut diusung PKS pada tahun ini. PKS berniat untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat melakukan jual beli makanan di Kota Bengawan.

Abdul Ghofar Ismail, selaku Ketua DPD PKS Kota Surakarta menyatakan bahwa usulan perda jaminan produk halal sudah dibahas secara internal sejak 1,5 tahun lalu. Pimpinan dewan telah menyampaikan hal tersebut, untuk itu ia berharap agar dibahas di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D). Namun hingga akhir masa sidang 2018 tidak ada kabar pembahasan perda tersebut.

“Harusnya kemarin sudah dikaji di BP2D apakah diterima atau tidak untuk dibahas. Tahun ini insya Allah kita usulkan kembali,” katanya, Kamis (22/08/2019)

.
Menurut Ghofar, semua itu didasari atas keprihatinan partainya lantaran banyak masyarakat yang mulai ragu menjajal kuliner di Kota Bengawan. Terlebih wisatawan dari luar kota yang kebetulan menginap di Solo.

“Perda ini kita usulkan pertama saat marak berita daging anjing yang dijual di Solo. Bahkan jumlahnya termasuk besar. Maka perlu ada aturan yang tegas untuk memberi batas mana yang halal dan mana yang tidak. Tamu-tamu kita baik pemerintahan maupun keluarga banyak khawatir. Ini sebenarnya untuk kepentingan kita semua,” terangnya.

PKS berkeinginan perda yang menjadi inisiatif fraksinya bakal lolos untuk dibahas tahun ini. (NRY-harianindo.com)