New Delhi – Seorang remaja berusia 19 tahun terkena stroke dan harus dilarikan ke rumah sakit. Penyebabnya diduga lantaran dia bermain game PUBG secara ‘overdosis’.

Remaja yang bermukim di Wanapharty, India itu, menurut dokter yang merawatnya mengalami penurunan berat badan yang drastis, asupan nutrisinya buruk dan terkena dehidrasi. Ia juga terdeteksi stress lantaran berkompetisi di PUBG dan main terus menerus.

“Karena seluruh fokusnya adalah di game, dia mengakui makan dan minum sedikit sekali dan terganggu tidurnya. Kondisi itu membuat darah di otak mengental,” ungkap Dr K Vinod Kumar dari Sunshine Hospital yang merawatnya.

“Selama sebulan ketagihan, dia ngegame enam sampai tujuh jam sehari, beratnya turun 3 sampai 4 kilo. Sehari sebelum masuk rumah sakit, dia mengeluh sakit kepala dan muntah,” lanjutnya yang dikutip detikINET dari Times of India.

Ketika dimintai konfirmasi, sang ibu tidak berdalih bahwa anaknya kecanduan PUBG. Biasanya ia main dari jam 9 malam sampai pukul 3 atau 4 subuh. Bahkan saat kuliah, waktu luangnya hanya dihabiskan untuk bermain game tersebut.

“Di desa kami, orang biasanya tidur awal. Tapi bahkan saat gelap dia main game di balik selimut. Dia kehilangan minat pada apapun termasuk makanan dan terus main saat dia libur,” jelas sang ibu.

“Dia dulu padahal siswa yang baik. Semoga saja setelah kejadian ini, dia bisa berhenti dari kecanduannya,” harapnya. (Hr-www.harianindo.com)