Solo- Lima pemuda asal Solo, Jawa Tengah, tewas secara mengenaskan pasca meminum minuman keras (miras) oplosan di tepi Bengawan Solo, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo.

Kelima korban tewas adalah Ateng, Agil, Joko, Supardi, dan Pudiharto. Satu korban berhasil selamat yakni Dian Septianto.

Penjelasan dari Kapolresta Surakarta AKBP Andi Rifai dalam rilisnya kepada media menyatakan bahwa pesta miras oplosan dilakukan oleh korban di kawasan bantaran sungai Bengawan Solo, Minggu (08/09).

Salah satu korban membeli miras oplosan dari tersangka Sigit seharga Rp40 ribu-Rp50 ribu.

Kemudian hari berikutnya Senin (09/09) salah satu korban kembali membeli miras oplosan dan meminumnya di bantaran Bengawan Solo.

Setelah kembali ke rumah, sambung dia, dari beberapa korban merasa seperti keracunan dan dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya ke rumah sakit. Namun naasnya nyawa mereka sudah tidak tertolong.

“Jadi korban enam korban yang melalakukan minum-minum lima meninggal dan satu orang selamat,” jelas Kapolres, Jumat (13/09).

Penjelasan dari tersangka, miras oplosan yang dibuatnya berasal dari campuran air mineral, alkhohol 96 murni, dicampur dengan air buah Kawis, essence Red Bell Kopi Mocca dan ditambah campuran jamu pahitan (adas pukowaras, kayu secang dan kapulaga).

“Dari minuman oplosannya keterangan dari pelaku terdiri dari alkohol 96 persen, dicampur air mineral, air buah kawis di tambahkan pewarna atau aroma bahan makanan kemudian jamu pahitan,” lanjut dia.

Saat ini pihaknya masih memeriksa tersangka secara intensif dan melakukan uji laboratorium terkait isi atau kandungan miras oplosan yang berdampak pada meninggalnya korban.

“Tersangka dijerat dengan pasal 196 UU no 36 tahun 2006 tentang kesehatan dan pasal 204 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman 15-seumur hidup,” tandasnya. (Hr-harianindo.com)