Jakarta – Anies Baswedan, selaku Gubernur DKI Jakarta mengungkap bahwa dibolehkannya PKL berjualan di trotoar berlandaskan pada prinsip kesetaraan bagi warga Ibu Kota.

Anies menanggapi pihak yang kontra dengan kebijakan memperbolehkan PKL berjualan di trotoar.

“Kita lihat satu adalah kita ingin Jakarta dibangun dengan prinsip keadilan, kesetaraan. Kesetaraan kesempatan dalam semua aspek, lalu yang kedua ada ketentuan hukumnya jadi kita akan bekerja mengikuti ketentuan hukum yang ada,” ujar Anies di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (14/09/2019).

“Jangan sampai kita diskriminatif pada mereka yang masih lemah, sudah terlalu banyak kebijakan kita itu yang diskriminatif pada yang lemah dan justru fungsinya pemerintah itu adalah memberikan kesempatan yang kecil untuk jadi yang lebih besar,” katanya.

Menurut Anies, Pemprov DKI akan memilih titik-titik PKL boleh berjualan di trotoar.

“Caranya ada kesetaraan kesempatan, dan bisa bergantian. Apalagi kalau bicara soal lahan ya, kita kadang-kadang kalau bicara itu asumsinya trotoar di satu tempat jam tertentu. Ada trotoar yang besar, ada trotoar yang kecil, ada yang bekerja siang ada yang bekerja malam. Berbeda-beda,” tuturnya. (NRY-harianindo.com)