Jakarta – Massa aksi pendukung revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan aksi demonstrasi di depan gedung KPK. Dalam aksi tersebut, ternyata ada sejumlah massa yang masih berusia di bawah 17 tahun.

Massa aksi yang turun ke jalan tersebut merupakan gabungan dari beberapa aliansi masyarakat. Akan tetapi, ada salah seorang demonstran yang masih SMA. Dalam aksi tersebut, ia memegang poster bertuliskan ‘Presiden bekukan aktivitas pimpinan KPK’.

“Saya 16 tahun, masih sekolah SMA,” kata seorang remaja yang memilih anonim pada Sabtu (14/09/2019).

Berdasarkan penuturannya, remaja tersebut mengaku bahwa ia hanya ikut-ikutan lantaran diajak warga sekitar. Ia pun tak memberikan jawaban ketika ditanya soal bayaran.

Akan tetapi, remaja lain berinisial AR justru mengungkapkan bahwa dirinya mendapat bayaran. Remaja berusia 16 tahun tersebut mengatakan bahwa ia dibayar Rp 50 ribu.

“Yang anak-anak dapat Rp 50.000, kalau yang lain enggak tahu bang,” ujar AR dalam pengakuannya.

Dalam aksi demonstrasi Sabtu kemarin, para massa aksi menyatakan dukungannya terhadap rencana revisi Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selain itu, mereka meminta agar para Komisioner KPK yang baru segera dilantik oleh Presiden. (Elhas-harianindo.com)