Jakarta – Selama ini, netizen mengetahui bahwa hubungan antara Deddy Corbuzier dengan Majelis Lucu Indonesia (MLI) bisa dibilang akrab. Akan tetapi, dalam sebuah video podcast yang ia unggah di kanal YouTube-nya, Deddy mengatakan bahwa ia tak lagi berteman dengan MLI, khususnya Tretan Muslim.

“Saya mau klarifikasi bahwa saya tidak temenan lagi dengan MLI terutama Tretan Muslim,” ujar Deddy.

Dalam sebuah video yang berjudul “KLARIFIKASI! SAYA TIDAK LAGI BERTEMAN DGN MLI. Tretan Muslim dll. (No Click Bait)” itu, Deddy mengatakan bahwa ia merasa dijebak dengan tawaran Tretan Muslim yang mengajaknya untuk membuat konten kolaborasi dengan MLI.

Dalam video tersebut, Deddy menceritakan hal tersebut kepada YouTuber Cameo Project. Awalnya, Deddy bersemangat untuk membuat konten kolaborasi. Terlebih, Tretan menyebut bahwa konten tersebut merupakan iklan sebuah produk yang dibayar mahal.

“10 hari yang lalu beliau kontak saya menawarkan saya collabs di YouTube dia. Dia mengatakan ini bukan collabs sembarangan. Ini dibayar dengan uang yang besar,” tutur Deddy.

Saking besarnya, kata Deddy, Tretan menyebut bahwa uang tersebut bisa digunakan untuk membeli sebuah jam tangan mewah. Akan tetapi, ia merasa bahwa ajakan tersebut merupakan sebuah jebakan setelah mengetahui apa dibaliknya.

“Setelah gue bantuin mereka, ternyata mereka menjebak saya,” ucap Deddy.

Kepada Cameo Project, Deddy bercerita bahwa awalnya ia berpikir bahwa produk yang bakal ia iklankan merupakan semacam suplemen. Apalagi Tretan menyebut bahwa produk tersebut sesuai dengan karakter Deddy.

“Gue pikir ini produk suplemen, protein, alat gym, gitu-gitu lah,” ujarnya.

Baru setelah ia mengetahui produk apa yang diiklankan, Deddy merasa tersinggung. Rupanya, Tretan mengajak Deddy untuk mengiklankan produk pomade. Padahal, kepala Deddy botak.

“Iklan pomade disiaran dia pengen saya jadi bintang utamanya, saya dibayar, saya pasti dibully kan,” terang dia.

Meski disampaikan dengan nada tersinggung, akan tetapi para netizen merasa bahwa video tersebut justru bermakna sebaliknya. Mereka memandang bahwa video bertanggal 7 Oktober 2019 itu justru merupakan video iklan.

Alasannya, sepanjang video berjalan, Deddy beberapa kali mengucapkan brand pomade, MLI, Cameo Project, hingga perusahaan e-commerce yang logonya terpampang di gelas Deddy.

“S3 Marketing Hogwarts,” komentar seorang netizen.

“The best marketing collab 2019,” ujar netter lain.

“‘Kalau gak ada om produk ini gak akan jalan’. Nyata nya iklan itu tetap jalan, artinya video ini pun untuk promo, supaya netizen mencari video iklan yang dibuat MLI, hebat sekali konsepnya, karena di indo lebih laku keributan dari pada hal baik,” tulis seorang warganet. (Elhas-harianindo.com)