Jakarta – Acara pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih Ma’ruf Amin akan berlangsung sesuai rencana dan tidak terdampak oleh insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto. Hal tersebut disampaikan oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

“Dan saya tidak melihat itu akan berdampak pada pelantikan presiden. Insiden itu tidak bisa berdampak ke hari pelantikan,” ujar Luhut di kantornya, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Kemudian, Luhut menuturkan bahwa insiden-insiden teror seperti yang dialami Wiranto tersebut juga pernah terjadi di sejumlah negara. Tak hanya itu, Luhut menyebut bahwa tidak ada negara yang bebas konflik.

“Saya pikir masalah ini tidak hanya di Indonesia, jadi ini bisa terjadi di mana pun. Sering kali saya bilang, konflik, tidak ada negara, tidak ada pemerintah yang bisa klaim bahwa negara mereka luput dari konflik,” sambungnya.

Baca Juga: Luhut Akui Serangan Terhadap Wiranto Pengaruhi Kondisi Indonesia

Luhut kemudian menyebut Amerika Serikat sebagai contoh. Di Negeri Paman Sam itu, setiap tiga bulan sekali ada kasus pembunuhan.

“Dan di Amerika Anda bisa melihat setiap tiga bulan ada insiden, orang-orang terbunuh, mungkin 15, mungkin 50 orang. Tapi hidup harus tetap berlanjut,” tuturnya.

Meskipun begitu, Luhut mengatakan bahwa pemerintah tetap memperhatikan dan meningkatkan keamanan di sejumlah titik pada hari pelantikan Jokowi-Ma’ruf. Pemerintah, kata Luhut, senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

“Kita lebih hati-hati. Sistem pengamanan kita evaluasi. (Tanggal) 20 Oktober SOP dari Paspampres, rencana kontingensi,” tandas Luhut. (Elhas-harianindo.com)