Logo Toyota

Logo Toyota

Tokyo – Sekitar 369.000 kendaraan milik Toyota Motor Corp harus ditarik kembali di kotanya sendiri, Jepang serta beberapa kawasan yang ada di Eropa. Hal ini dikarenakan aka nada sekitar 200.000 unit hybrid SUV yang akan dibenahi serta 169.000 unit varian lainnya yang akan ditarik dengan permasalah yang berbeda, seperti Lexus GS350 dan IS350.

Seperti yang dikutip dari Inautonews, Kamis (5/9/2013), Shino Yamada  selaku juru bicara Toyota mengungkapkan bahwa memang terkait penarikan yang dilakukan oleh pihak Toyota memang saat ini belum ada laporan kecelakaan terkait dengan kasus tersebut.

Salah satu masalahnya adalah adanya kesalahan yang ada di sistem inverter sistem hybrid. Untuk wilayah Amerika Utara, Toyota menarik sekitar 141.000 kendaraan, untuk Eropa sekitar 37.000 unit sedangkan yang ada di Jepang 15.000 unit.

Dimana recall ini termasuk varian SUV Lexus RX400h buatan Maret 2005 dan Juni 2011, sedangkan untuk Higlander buatan Februari 2005 dan Mei 2007. Rencananya, untuk mengganti inverter tersebut Toyota membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam.

Penggantian tersebut dikarenakan transistor yang ada di inverter menjadi panas sehingga memaksa mobil menjadi mati, dikutip dari keterangan resmi pihak Toyota. Sedangkan pada tempat yang terpisah, recall yang dilakukan Toyota telah menarik mobil Lexus GS350 buatan Juli 2005 dan Juli 2011, Lexus IS350C Juni 2010 dan Juli 2011 serta Lexus IS350 yang diproduksi pada bulan Agustus 2005 dan Juni 2011.

Dimana mobil-mobil tersebut diatas mengalami masalah pada variable-valve timing system nya. Baut tersebut dapat berpotensi lepas sehingga menyebabkan mesin berhenti. Untuk masalahnya ini, Toyota akan mengganti part nya ini dan dibutuhkan waktu sekitar enam jam. (Tita Yanuantari – www.harianindo.com)