Fiat Gandeng MitsubishiTurin – Sepertinya Fiat sebagai produsen mobil belum lama ini telah menjalin kerjasama dengan produsen mobil yang berasal dari Jepang yaitu Mitsubishi. Dimana kerjasama keduanya menyisir segmen mobil yang diperuntukkan bagi segmen komersial yang diperuntukkan varian pikap.

Seperti yang dikutip dari halaman Automotive News Europe, Senin (2/6/2014) bahwa mobil pikap hasil kolaborasi antara Fiat dengan Mitsubishi ini rencananya akan dipasarkan di kawasan Eropa serta Amerika Latin.

Sedangkan dari CarAdvice, bahwa pikap tersebut diber nama pikap Triton. Sedangkan untuk yang ada di kawasan Eropa dan Amerika, sepertinya Fiat akan melakukan re-badge Triton dengan mengubahnya dengan merek Fiat.

Dari keterangan juru bicara Fiat bahwa pihak Mitsubishi menyetujui bahwa nantinya pikap produksi keduanya akan membuat pikap seperti L200 atau untuk pasaran Indonesia dikenal memiliki nama Triton. Rencananya pikap ini akan mulai dipasarkan di tahun 2016.

Sergio Marchionne, sebagai CEO Fiat-Chrysler mengungkapkan bahwa dengan memperluas line up maka menjadi point penting untuk pasaran otomotif Eropa. Sebagai informasi bahwa dalam kurun waktu 3 tahun terkahir ini memang Fiat sudah kehilangan sekitar US$ 2.930.000.000.

Alhasil di tahun 2016 nanti, Fiat menginginkan agar kerugiannya tersebut berhasil diatasi. Dimana dengan salah satu caranya adalah dengan meningkatkan penjualan dari pikap. Sehingga diharapkan di tahun 2018, penjualan global atas Fiat naik menjadi 600.000 unit jika dibandingkan dengan jumlah sebelumnya yang berjumlah 431.000 unit.

Dimana pada penjualan tahun lalu itu pasaran Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Rusia berhasil menyumbangkan sekitar 250.000 unit dan penjualan untuk Amerika Latin sebesar 179.000 unit dan sisanya sekitar 2.000 unit berasal dari Asia Pasifik.

Selain itu Marchionne berujar bahwa pikap hasil kolaborasi tersebut memiliki kapasitas sebesar 1 ton. Memang sebelumnya pikap hasil kolaborasi ini dirakit di pabrikan yang ada di Argentinadenganplatform yang digunakan berasal dari Tata Xenon. Sayangnya sepertinya rencana ini kandas di jalan sampai akhirnya diputuskan oleh pihak Mitsubishi. (Choirul Anam – www.harianindo.com)