Bom Bunuh Diri Serang Bus Militer di Kabul, AfghanistanKabul – Sebuah serangan bom bunuh diri dikabarkan kembali menyerang wilayah Ibukota Afghanistan, Kabul. Dan seperti dilansir dari BBC (Rabu, 2/7/2014), bom bunuh diri tersebut ditargetkan kepada sebuah bus milik Angkatan Udara Afghanistan.

Serangan ini terjadi tak jauh dari Universitas Kabul yang berada di wilayah Barat Kabul. Pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya dengan berjalan kaki mendekati bus naas tersebut. Akibat serangan tersebut, delapan orang perwira militer meninggal dunia, sementara 13 orang lainnya, termasuk beberapa warga sipil, terluka. Saksi mata mengatakan bahwa dia mendengar ledakan hebat dyang diikuti asap dan debu tebal.

Pihak Taliban telah mengaku bertanggungjawab atas serangan ini. Serangan ini dilancarkan dua minggu setelah pemilihan umum presiden di Afghanistan untuk mencari pengganti Presiden Hamid Karzai yang saat ini menjabat.

Bulan lalu, calon presiden Abdullah Abdullah juga sempat mengalami serangan bom bunuh diri. Untungnya dirinya berhasil selamat dan hanya menderita luka ringan. Pada kejadian tersebut, enam orang dikabarkan meninggal. Serangan-serangan ini merupakan perwujudan janji Taliban yang mengatakan akan mengacaukan keamanan selama proses pemilihan umum presiden di Afghanistan.

Pihak panitia penyelenggara pemilu Afghanistan sendiri mengatakan bahwa hasil penghitungan suara dari beberapa provinsi mengalami penundaan selama seminggu karena adanya dugaan kecurangan. Otoritas setempat mengatakan ribuan posko pemilu terpaksa mengadakan voting ulang. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)