Berita ISIS Terkini: Orangtua Korban ISIS Kecam Kebijakan ASWashington – Orangtua dari korban eksekusi yang dilakukan oleh kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dikabarkan mengecam kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS). Seperti dilansir dari NBC Today (23/2/2015), ayah dari Kayla Mueller, yaitu Carl Mueller, mengatakan bahwa Presiden AS, Barack Obama, lebih mendahulukan kebijakan pemerintah dibandingkan dengan nyawa warga AS sendiri.

Dalam wawancara dengan NBC Today tersebut, Carl mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan Pemerintah AS yang tidak mau bernegosiasi dengan ISIS untuk keselamatan Kayla. Carl mengatakan bahwa pihak keluarga faham betul mengenai kebijakan AS untuk tidak membayar uang tebusan kepada teroris. Namun meski telah mencoba meminta kompromi dan pertimbangan dari pemerintah, pihak pemerintah tetap bersikukuh menegakkan kebijakannya dan tak mau berunding dengan ISIS.

Pun demikian, Carl masih yakin bahwa suatu hari nanti Pemerintah AS akan dapat bersikap lebih arif terkait kebijakan tersebut. Dirinya yakin bahwa Pemerintah AS faham jika setiap orangtua akan melakukan apapun untuk menyelamatkan nyawa anaknya.

Pernyataan senada juga diucapkan oleh ibu dari Kayla, yakni Marsha Mueller. Dirinya yakin bahwa Pemerintah AS akan selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan nyawa warga negaranya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)