Jakarta – Isu makar memang santer di dengar beberapa waktu ini. Hal tersebut pun menimbulkan kepanikan. Nah, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo pun angkat bicara. Dia pun meminta masyarakat tak perlu panik dengan isu tersebut. Sebelumnya, Polri menangkap 11 aktivis yang terduga bakal melakukan makar.

Bambang Soesatyo Minta Masyarakat Tidak Panik dengan Isu Makar

Bambang melihat apa yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet dan kawan-kawan baru sebatas pernyataan dan belum berupa tindakan. Terlebih lagi sebagian besar aktivis yang ditangkap sudah berusia lanjut dan dalam kondisi kesehatan yang kurang fit.

“Hanya perkataan, bukan perbuatan. Apakah itu sudah menakutkan? Ini juga menimbulkan pertanyaan di Komisi III. Semoga ini tidak terulang lagi di peristiwa mendatang. Apalagi yang ditangkap adalah aki-aki dan nini-nini (kakek-kakek serta nenek-nenek),” kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/12/2016).

Dia menambahkan, hal yang dicurigai kepolisian merupakan indikasi kecil saja. Bambang menuturkan, upaya makar dalam iklim demokrasi Indonesia seperti saat ini kecil kemungkinan terjadi. Sebab, kekuatan pemerintah di parlemen kuat dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih dicintai rakyat.

“Jadi, tak terpenuhi syarat makar,” sambung Bambang.

Baca juga: Tangkap Aktivis, Boy Rafli : Itu Langkah Penegakan Hukum

Dia menegaskan, dalam menangani indikasi tindakan makar, Polri harus lebih manusiawi. Terlebih, menyatakan pendapat adalah cara warga menjalankan demokrasi.

“Jika memilih cara demokrasi jangan membatasi cara-cara berpendapat. Jadi kita ingin Polri lebih manusiawi dan melindungi ketika menangani adanya indikasi tindakan-tindakan dan penggulingan pemerintah. Karena menurut hemat kami, apa yang dilakukan tokoh-tokoh hanya perkataan, bukan perbuatan,” katanya. (Tita yanuantari – harianindo.com)