Jakarta – Ryamizard Ryacudu selaku Menteri Pertahanan (Menhan) optimis apabila pelaksanaan Natal tahun 2016 akan berlangsung aman dan damai.‎ Ia hanya berpesan agar tidak ada pihak yang melakukan provokasi untuk melakukan tindakan intoleransi.

Menhan Antisipasi Gerakan Provokasi Jelang Perayaan Natal

‎”(Pelaksanaan Natal) Insya allah enggak papa. Asal jangan ada provokator aja deh‎,” ujar Ryamizard di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Menurutnya, sejatinya kondisi negara Indonesia dalam situasi aman dan baik. Namun karena ulah provokator, negara dinilai terasa tidak aman.

“Sebenarnya bangsa kita bagus kok, cuma provokator aja yang macam-macam, makar lah, apa lah,” ungkapnya.

Ryamizard sendiri mengaku jika dirinya baru mendengar informasi adanya aksi intoleransi saat kegiatan Natal di Gedung Sabuga, Bandung baru-baru ini. Dia baru mendengar karena baru pulang dari Filipina.

Menanggapi hal tersebut, Ryamizard pun berharap agar seluruh masyarakat saling menjunjungan dan menjaga sikap toleransi antar sesama.

Baca juga: Dewan Pers Keberatan Sidang Ahok Disiarkan Secara Langsung

“Enggak bener itu (Intoleransi). Nanti biar saya bilangin ke mereka, kalau mereka itu enggak bener. Islam itu lakum din nukum waliaddin,” ucapnya. (Yayan – harianindo.com)