Jakarta – Putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra, atau dipanggil Tommy Soeharto, membantah tudingan atas dirinya yang mengatakan ia mendanai gerakan makar.

Tommy Soeharto Tampik Isu Berikan Dana untuk Gerakan Makar

Klarifikasi tersebut disampaikan oleh pengacara Tommy, Agus Widjajanto, di Jakarta, Kamis (15/12/2016). Ia menanggapi berita yang beredar di media sosial (medsos) yang menyebutkan adanya bagan struktur yang menunjukkan seolah-olah Tommy Soeharto mendanai gerakan makar.

“Pak Tommy dituduh sebagai pendana gerakan makar oleh pihak yang sekarang telah diproses oleh pihak kepolisian, termasuk saudari Firza Husain yang mengatasnamakan solidaritas keluarga cendana. Pak Tommy tidak tahu-menahu atas aktifitas yang dilakukan mereka,” papar Agus.

Agus mengatakan sebagai seorang publik figur tentu Tommy banyak dikenal berbagai kalangan, tapi untuk melakukan pendanaan sebuah gerakan yang bersifat institusional adalah hal yang tidak berdasar.

Menurut dia, ada dua hal yang bisa dijadikan acuan dimana Tommy mendukung sebuah pemerintah yang sah dan berdasar konstitusional. Pertama, Tommy sebagai pengusaha nasional telah melakukan dan menyukseskan program Tax Amnesty yang mana jumlah pajak yang ia setorkan untuk pemasukan pajak kepada negara cukup besar.

“Kedua, dia sampai saat ini masih sebagai anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang merupakan salah satu partai pendukung pemerintah,” terang Agus. (Tita Yanuantari – harianindo.com)