Jakarta – Sebelum menjadi istri dari Agus Harimurti Yudhoyono, sosok Annisa Pohan dikenal sebagai seorang model dan selebritis Tanah Air. Namun setelah menikah ia berhenti total dari dunia hiburan dan menjadi ibu rumah tangga dari seorang prajurit TNI-AD.

Pengakuan Annisa Pohan Saat Mendengar Keputusan Agus Meninggalkan Karir Militer

Annisa Pohan dan Agus Harimurti Yudhoyono

Kini ketika sang suami memutuskan berhenti dari dunia militer, ia tetap setia menemani sang suami yang hijrah ke ranah politik dan mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Lantas, apa sebenarnya perasaan Annisa ketika mendengar keputusan Agus meninggalkan karier militernya?

Seperti dilansir dari tabloidbintang.com, Sabtu (18/2/2017), dua belas tahun menikah yang terpenting bagi Annisa Pohan dalam berumah tangga adalah adanya kerja sama, saling mendukung, saling mengerti, dan visi misi yang sama.

“Sejak menikah, saya berkomitmen mendukung suami dalam kondisi apa pun. Dalam suka dan duka, mendampingi, mengiringi, dan mendukungnya 100 persen bersama anak kami, Aira,” ungkapnya.

Ketika Agus mengutarakan niatnya mengubah perjalanan karier, dari dunia militer ke politik, siap tak siap, mau tak mau, Annisa harus bisa beradaptasi.

“Keputusan yang dia ambil dan perubahan yang dia lakukan ini terjadi dalam waktu singkat, tanpa ada persiapan. Saya juga kaget, dari istri prajurit tiba-tiba berubah menjadi istri politikus. Kalau masyarakat kaget mendengarnya, kami yang menjalaninya lebih terkejut lagi. Keputusan ini hanya diambil dalam hitungan hari,” jelas Annisa di awal masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kali pertama Annisa mendengar suaminya akan meninggalkan kemiliteran dan beralih ke dunia politik itu justru dari asisten Agus.

“Ketika itu suami saya sedang bertugas di Australia. Asistennya yang mengatakan kepada saya. Mulanya saya pikir, ah ini bukan sesuatu yang serius. Mas Agus hanya dibilang sebagai kandidat kuat. Saya pikir, ah masa, sih. Dia, kan masih di militer,” kenang Annisa.

Tak berapa lama, Agus sendiri yang meneleponnya dari Australia.

“Dia mengatakan dia harus pulang secepatnya ke Jakarta, karena beberapa partai politik mendorongnya untuk mencalonkan diri. Waduh, lalu saya bilang, ‘Kamu yakin?’ Dia katakan, ya, dia yakin. Baik, tapi saya bilang kepadanya bahwa saya ingin bicara dengannya empat mata, dari hati ke hati,” tutur Annisa.

Baca juga:
Annisa Mengaku Sempat Mengajak Agus Berbicara 4 Mata Sebelum Masuk Ke Dunia Politik
Pekan Depan Habib Rizieq Kembali Dipanggil Terkait Uang Logo Palu Arit

Begitu Agus sampai di Jakarta, di kediaman mereka, Annisa langsung bertanya kepadanya.

“Tolong lihat mata saya, apa kamu yakin betul dengan keputusan ini? Apa kamu betul-betul yakin mau meninggalkan yang sudah kamu jalani hampir separuh hidupmu untuk sesuatu yang baru?” Annisa juga mengingatkan suaminya, bahwa dalam dunia militer menurut Annisa, jelas terlihat mana musuh dan mana kawan, beda halnya dengan dunia politik.

“Tetapi ketika masuk politik, enggak jelas siapa lawan kita, siapa kawan kita. Kawan bisa jadi lawan. Lawan bisa jadi kawan. Segala sesuatunya abstrak,” demikian Annisa bertutur kepada Agus.

Selain itu, Annisa juga mengingatkan bahwa hari-hari suaminya dipastikan akan berubah drastis. Annisa memprediksi suaminya akan semakin sibuk.

“Apakah kamu bisa tetap berkomitmen, tetap meluangkan waktu bersama istri dan anakmu? Paling tidak, sehari saja, harus ada waktu berkualitas dengan anak,” Annisa mengulang kembali ucapannya kepada Agus. Alasannya kuat, Aira masih kecil, masih berusia 8 tahun dan butuh perhatian seorang Ayah.

“Suami saya mengatakan, dia akan mencoba yang terbaik untuk keluarga. Sekalipun, saat dia mengatakan itu, sebagai istri saya dapat melihat di matanya ada rasa campur aduk. Itu wajar, karena ketika akan memutuskan sesuatu yang berdampak drastis pada kehidupan, setiap manusia pasti perasaannya bercampur aduk,” pungkasnya. (Bimbim – harianindo.com)