Jakarta – Bambang Waluyo selaku saksi menyebutkan jika terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebenarnya tidak bermaksud menodai Islam saat menafsirkan surah Al-maidah 51.

Survey LSI : Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Ahok-Djarot Mencapai 73,5 Persen

Ahok

Bambang menuturkan, ketika Ahok berpidato, terjadi komunikasi dua arah dengan peserta acara sosialisasi budi daya ikan kerapu.

“Ada komunikasi dua arah antara Ahok dengan warga. Ada satu nelayan protes tapi soal pungli dalam proses perdagangan ikan,” kata dia di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Bambang pun menyebut apabila gambaran tentang Ahok saat berpidato. Menurutnya, suasana tawa canda menyelimuti forum tersebut.

“Seperti Ahok menyampaikan, ‘Jadi Bapak-bapaknya jangan macam-macem sama ibunya’,” ujar Bambang.

Meski demikian, lanjutnya, video Ahok yang terpotong membuat penilaian ucapan Ahok soal Al-maidah 51 bermuatan negatif.

Baca juga: Polisi Akan Cek Cuitan Ernest Prakasa Yang Menuding Zakir Naik Biayai ISIS

“Ada makna berubah setelah dipenggal. Suasana keakraban tak terlihat di video yang dipenggal,” tukasnya. (Yayan – harianindo.com)