Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menaruh curiga terkait adanya pihak-pihak yang sengaja memunculkan kasus korupsi proyek e-KTP ini agar transformasi Indonesia menjadi negara modern dihentikan. Menurutnya, dirinya yakin bahwa banyak yang menginginkan Indonesia gagal memasuki era digitalisasi itu.

Fahri Hamzah Curiga Ada Pihak Yang Tidak Rela Indonesia Menjadi Negara Modern

Ia mengkhawatirkan, kasus proyek e-KTP ini akan bernasib sama dengan proyek pembangunan wisma atlet Hambalang. Yakni mangkrak setelah KPK mengungkap ada skandal korupsi atas pengadaan proyek tersebut.

“Kalau sampai kasus e-KTP ini sama kayak Hambalang, kerugian negara menjadi berlipat-lipat,” tuturnya ketika di temui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/3/2017).

Baca juga: Sekjen Demokrat Pertanyakan Larangan Sidang Kasus e-KTP Disiarkan Live

Yang ia permasalahkan bukan hanya tentang kerugian negara berupa materil saja, Namun, jika proyek KTP elektronik distop, lebih dari pada itu, proses transformasi Indonesia menjadi negara modern dalam hal digitalisasi data kependudukan gagal.

Padahal, proses digitalisasi tersebut merupakan salah satu cara agar korupsi, dan transaksi ilegal tidak ada lagi. (Rere – harianindo.com)