Jakarta- Pihak kepolisian menyebut jika motif bunuh diri Inao Jiro, General Manajer JKT48 adalah tekanan pekerjaan.

GM JKT48 Bunuh Diri, Polisi: "Karena Beban Kerja yang Terlalu Berat"

Jiro Inao dan Jessica Veranda

Menurut Clement selaku GM Operasional Hits Record saat dihubungi via telepon, Rabu (22/3/2017), sepengetahuannya selama ini Inao Jiro tak pernah mengeluh ada masalah. Clement pun menilai semua berjalan baik-baik saja.

“Nggak, semua biasa-biasa saja. Nggak ada masalah, baik-baik saja semuanya,” tukas Clement.

Clement menyebutkan jika dirinya terahir bertemu dengan Inao Jiro pada 2 minggu lalu. Namun dirinya mengatakan tidak ada yang aneh dari pertemuan tersebut.

“Bertemu Jiro terkahir kali dua minggu lalu, kami meeting,” urai Clement.

Seperti yang ramai diberitakan sebelumnya, polisi menyebut motif bunuh diri Inao Jiro adalah beban kerja yang terlampau berat.

Baca juga: WN Jepang yang Merupakan Manajer JKT48 Ditemukan Tewas, Diduga Gantung Diri

“Motif karena beban kerja terlalu berat. Pekerjaan generalisasi manajer JKT48,” ucap Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan AKP Mansuri kepada awak media, Rabu (22/3/2017). (Yayan – harianindo.com)