Balikpapan – Musyawarah Wilayah (muswil) Balikpapan Kalimantan Timur digelar oleh Organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI), untuk yang pertama kalinya. Muswil tersebut akan menunjukkan bahwa FPI sebagai organisasi yang membawa kemaslahatan umat, bukan sebagai gerakan yang justru membawa masalah dan petaka.

FPI Di Balikpapan Ingin Membuktikan Hadir Untuk Membawa Kebaikan

Muswil FPI di Balikpapan

Hal tersebut sebagaiman yang disampaikan oleh pimpinan FPI terpilih untuk kawasan Balikpapan, Hamzah Bin Abdullah Alaydrus. Ia mengatakan hal tersebut seusai penyelenggaraan Muswil FPI di Hotel Nur Aziziyah, Gunung Samarinda, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Secara legal formal, FPI merupakan organisasi skala nasional yang dalam pembentukannya dihadiri oleh pengurus pusat di Jakarta.

“Muswil memutuskan kepengurusan organisasi untuk lima tahun mendatang,” ungkap Hamzah, Ketua FPI Balikpapan terpilih.

“Kami juga sudah mengajukan ke Kesbangpol dan Kemenag,” ujar Hamzah yang mengenakan busana gamis putih.

Hamzah menyangkal bahwa FPI akan menjadi biang kerusuhan di Kota Balikpapan. Pasalnya, kata dia, garis perjuangan FPI akan membantu bagi kemaslahatan umat. Satu di antaranya berbudaya dalam gotong-royong membangun rumah ibadah. Usai melakukan muswil FPI Balikpapan, direncanakan akan melakukan pertemuan kembali selenggarakan rapat kerja organisasi.

“Mau bangun masjid atau mushollah kami siap bantu. Ikut turun membangun. Melakukan secara ikhlas,” katanya.

Baca Juga : Ahok Senang Program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Bakal Diadopsi Jokowi

“Kami akan buktikan kepada masyarakat Balikpapan bahwa FPI hadir untuk membawa kebaikan,” ungkap Hamzah.

(bimbim – harianindo.com)