Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan orang, warga negara asing (WNA) dari Indonesia menuju Australia.

Bareskrim Bongkar Jaringan Penyelundupan WNA ke Australia

Bareskrim

Direktur Tipidum Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan, dalam kasus ini pihaknya menangkap tiga orang tersangka, berinisial MA alias A, SR alias HT, dan JAT.

Pengungkapan kasus ini bermula pada 8 Januari 2017, di mana Polrestabes Makassar bersama pihak Imigrasi Kelas I mengamankan sembilan orang WN Nepal di Kelurahan Tamalate, Kecamatan Barbong, Kota Makassar, yang diduga tak memiliki dokumen keimigrasian.

“Dari hasil pemeriksaan diketahui delapan WN Nepal memiliki paspor, namun izin tinggalnya sudah tidak berlaku, dan satu orang tidak memiliki paspor. Selanjutnya empat orang dari yang memiliki paspor tersebut diketahui adalah detensi (tahanan imigrasi) kantor Imigrasi Bandara Soetta Jakarta yang melarikan diri,” kata Herry di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2017).

Baca juga: Bareskrim Dalami Penyidikan Penistaan Surah Al Maidah oleh Ahok-Djarot

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, diketahui para WN Nepal tersebut berada di Tanah Air dengan tujuan untuk masuk ke Australia secara ilegal.

“Kegiatan tersebut diatur oleh sindikat penyelundup manusia yang melibatkan Shree Krishna Ghising di Nepal, kemudian tersangka MA alias A di Jakarta, SR alias HT dan tersangka JAT di Makassar,” ungkap Herry. (Tita Yanuantari – harianindo.com)