Jakarta – PPP kubu Romahurmuziy batal mendeklarasikan dukungan. Dukungan tersebut awalnya akan dibeerikan kepada pasangan calon gubenur dan wakil gubernur, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

PPP Kubu Romahurmuziy Batal Beri Dukungan kepada Ahok

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono berpendapat hal ini bisa saja dikarenakan banyak kader PPP kepemimpinan Romi yang tak rela partainya mendukung Ahok-Djarot. “Kader tradisional PPP yang setia dan militan yang hampir 99% ada di bawah kendali mas Romi tidak mau menerima, dan rela mendukung Basuki-Djarot di putaran kedua nanti,” kata Arief pada Rabu (29/3/2017).

Dia juga menilai, Romi beserta Sekjen Arsul Sani bukanlah pengusaha sehingga tak akan menggadaikan suara partai dengan kepentingan tertentu.

“Mereka berdua itu asli kader-kader yang lahir dari PPP dan bukan kader jadi-jadian. Jadi saya rasa enggak mungkin ya Mas Romi dan para pimpinan PPP lainnya akan mau mendukung Ahok-Djarot, kalau mereka bisa dibelikan dari awal tidak mendukung Agus-Sylvi,” jelasnya.

Arief juga menilai, peluang PPP kubu Romi berbalik mendukung Anies-Sandi terbuka lebar. Sebab, visi yang dibawa Anies-Sandi ia nilai sejalan dengan nilai-nilai yang melekat pada PPP.

Baca juga: Bareskrim Bongkar Jaringan Penyelundupan WNA ke Australia

“Peluang untuk mendukung Anies-Sandi akan sangat besar sekali, karena visi misi Anies-Sandi ya apa yang diperjuangkan oleh PPP selama ini,” ujar dia.

“Yang pasti kiyai-kiyai dan Ulama serta sesepuh PPP yang paling banyak mendukung PPP yang dipimpin Mas Romi tidak akan mengizinkan PPP mendukung Basuki dan Djarot,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)