Jakarta – Pengacara Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath, Achmad Michdan menilai, penangkapan terhadap Al Khaththath menjelang aksi Bela Islam 313 itu berlebihan.

Kuasa Hukum Al Khaththath Nilai Tuduhan kepada Kliennya Terlalu Berlebihan

Muhammad Al Khaththath

Terlebih lagi, pasal yang disangkakan adalah pasal 107 dan 110 KUHP tentang makar. “Menurut hemat saya jelas bahwa ini sangat berlebihan, dari 34 pertanyaan dengan 12 lembar berita acara itu dan fakta-fakta alat bukti yang disodorkan, saya tidak melihat sesuatu yang signifikan terhadap tuduhan pemufakatan jahat kepada institusi negara,” ucapnya kepada Okezone, Minggu (2/4/2017).

Michdan menegaskan, aksi Bela Islam 313 yang digagas Al Khaththath tersebut murni penyampaian aspirasi masyarakat yang menginginkan penegakan hukum yakni menuntut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta karena berstatus terdakwa dalam kasus penistaan agama.

Baca juga: Bawaslu DKI Imbau agar Tidak Ada Lagi Spanduk Kampanye Hitam

“Beliau itu sebetulnya lebih tepatnya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap pencopotan atau pemberhentian seorang gubernur yang ikut pencalonan lagi, di mana sudah terdakwa,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Al-Khaththath ditangkap bersama dengan empat orang lainnya, yakni aktivis Zainuddin Arsyad, Wakorlap aksi Bela Islam 313 Irwansyah, Panglima Forum Syuhada Indonesia (FSI) Diko Nugraha, dan Andry. (Tita Yanuantari – harianindo.com)