Jakarta – Ketika menghadiri acara Banteng Muda Indonesia (BMI) pada Kamis (30/3/2017) silam, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pernah mengungkap keinginannya untuk pensiun dari partai. Bahkan, keinginan tersebut diketahui telah muncul sejak tahun 2016 lalu.

Megawati Indikasikan Ingin Pensiun, Siapa Penggantinya ?

Megawati Soekarnoputri

Terkait keinginannya untuk pensiun tersebut, Mega pun masih menunggu respon dari kadernya. Melihat hal tersebut, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kepemimpinan di partainya ditentukan melalui kongres setelah mendengar aspirasi arus bawah.

Dia melanjutkan, usai berkonsultasi dengan jajaran kader dan struktural partai, mereka melihat bahwa kepeimpinan Megawati Soekarnoputri yang kokoh dalam prinsip dan terus menerus membangun organisasi sangat diperlukan oleh PDIP.

“Arus bawah dari PDIP tetap menghendaki kepemimpinan Ibu Megawati yang sangat kokoh dalam prinsip dan terus menerus membangun organisasi partai,” ujar Hasto di Koja, Jakarta Utara, Minggu (2/4).

Apa yang telah disampaikan ketumnya tersebut, dinilai hanya untuk mengingatkan bahwa salah satu tugas partai adalah menyiapkan pemimpin baru. Oleh karena itu, belakangan ini PDIP melakukan hal tersebut. Salah satunya melalui sekolah-sekolah partai.

Terkait dengan nama-nama yang muncul sebagai calon kandidat pengganti Megawati, antara lain mulai dari Joko Widodo, Puan Maharani, Tri Rismaharini hingga Hasto sendiri. Meski demikian, pria berkacamata tersebut hanya menjawab diplomatis.

Baca Juga : Jelang Aksi 313, Sekjen FUI Menginap di Hotel Mewah di DKI

“Tapi terkait kepemimpinan partai, arus bawah dari PDIP masih menghendaki kepemimpinan Ibu Mega untuk terus menjaga partai ini agar setiap pada jalan ideologinya,” tegas dia.

(bimbim – harianindo.com)