Jakarta – Jelang pencoblosan yang dilakukan pada Rabu 19 April 2017 mendatang, serangan kampanye hitam terus berdatangan. Salah satunya pasangan calon nomor tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno yang baru-baru ini kembali diberitakan tentang isu keagamaan.

KPU DKI Bakal Tindak Tegas Pelaku Kampanye Hitam

Komisi Pemilihan Umum

Menanggapi hal tersebut, Komisoner KPU DKI Dahlia Umar menyebutkan bahwa adanya kampanye hitam pada saat Pilkada DKI putaran kedua ini menyita perhatian publik. Oleh karena itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang memiliki kewenangan.

“Kampanye hitam yang spanduk provokatif kemudian selembaran-selebaran yang ditemukan beberapa hari lalu. Kami diskusi dengan Bawaslu di beberapa kesempatan emang itu bukan domian KPU, mereka tidak menyampaikan ke KPU. Saya kira itu harus diapresiasi karena jumlahnya cukup banyak dan marak dan cukup menyita perhatian publik,” ujarnya di KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

Baca juga: JPU Ajukan Empat Video untuk Diputar Dalam Sidang Ahok

Karena itu, pihaknya meminta pasangan calon untuk melakukan klarifikasi terkait adanya kampanye hitam yang menyerang mereka. Selain itu Dahlia berharap kasus tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar ada efek jera.

“Di media sosial itu banyak sekali informasi yang tidak benar tentang dua pasangan calon ini. Saya kira pasangan calon berhak klarifikasi tentang kampanye hitam dan harus ditindak ditemukan pelakunya agar ada efek jera dan tidak terjadi hal yang serupa,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)