Sumedang – Bagi siapa saja yang mencoba ingin mengubah dasar negara, Pancasila, PCNU Sumedang menyatakan akan menyatakan sikap. Mereka harus berhadapan dengan Nahdlatul Ulama. jika ingin merubah dasar negara.

Ketua PCNU Sumedang Siap Menghadang Ormas Yang Ingin Mengubah Pancasila

Ilustrasi

“Siapa saja, kelompok atau ormas mana pun yang ingin mengubah dasar negara, hadapi dulu NU!” tegas Ketua PCNU Sumedang KH Sa’dulloh di hadapan ratusan Nahdliyin Cigendel.

Ketua PCNU Sumedanga menyampaika hal tersebut dalam acara peringatan Isra’ Mi’raj yang digelar Pengurus Ranting NU Cigendel. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (24/4/2017) di Masjid Cigendel Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Ia menyatakan bahwa mereka yang ingin mengubah Pancasila dan NKRI itu tidak tahu sejarah. Padahal sejarah membuktikan bahwa peranan para kiai dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan negara ini sangatlah besar. Oleh karena itu, sebagai penerus perjuangan para kiai dan santri Nahdlatul Ulama, menjadi kewajiban untuk mempertahankan NKRI, mempertahankan persatuan dan kesatuan dari rongrongan kelompok-kelompok yang anti-Pancasila dan NKRI.

“Di zaman ini kita tinggal enak nya saja. Tinggal mengisi kemerdekaan ini dengan hal hal yang positif. Tidak perlu angkat angkat sejata, bambu runcing,” katanya.

Baca Juga : Perbaiki Karangan Bunga Ahok, Aksi Driver Online Ini Bikin Haru Netizen

Imam Hanafi melanjtukan, yang disebut dengan daulah islamiyyah itu, ketika di suatu wilayah atau negara tidak ada intimidasi dalam hal beribadah. Tidak penting namanya itu apakah Indonesia, dasar negaranya Pancasila, atau hukumnya UUD, yang penting kita sebagai muslim bisa beribadah dengan aman, nyaman, dan tentram, itulah daulah islamiyyah.

(bimbim – harianindo.com)