Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat pagi ini terpantau kembali ke level Rp 13.300 per USD di mana pada perdagangan sore di hari sebelumnya mampu menembus level Rp 13.200 per USD. Patut diwaspadai adanya ruang untuk melemahnya nilai tukar rupiah di sepanjang Jumat ini.

Rupiah Perdagangan Pagi Melemah di Level Rp 13.305/USD

Rupiah

Seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (9/6/2017), nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp 13.305 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 13.289 per USD hingga Rp 13.308 per USD dengan year to date return di minus 1,30 persen. Sementara nilai tukar rupiah menurut Yahoo Finance berada di posisi Rp 13.074 per USD.

Meski hanya melemah tipis, Reza Priyambada selaku ‎Analis Senior Binaartha Sekuritas menyampaikan, pergerakan nilai tukar rupiah masih dalam area negatif‎. Sehingga perlu diwaspadai apabila nantinya masih dimungkinkan terjadi pelemahan lanjutan‎.

“Terutama dengan melemahnya mata uang euro terhadap USD yang diikuti pelemahan sejumlah harga komoditas, sehingga memberikan kesempatan pada USD untuk kembali bergerak naik‎. Diharapkan pelemahan lebih terbatas,” ucap Reza.

Dengan masih adanya potensi pelemahan terbatas, Reza memprediksi, gerak rupiah akan berada di kisaran support Rp 13.326 per USD, sedangkan tingkat resisten berada di ‎level Rp 13.275 per USD.

Baca juga: Akhir Pekan, Nilai Emas Antam Menurun Menjadi Rp 604.000/Gram

“Tetap cermati berbagai sentimen tersebut dan antisipasi jika masih adanya peluang pelemahan lanjutan,” pungkas Reza. (Yayan – harianindo.com)