Jakarta – Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi, menyambut baik keputusan dari pemerintah yang mengeluarkan Peraturan Pemerintahan Pengganti Undang-undang tentang Pembubaran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Intelektual Muda NU Dukung Perppu Pembubaran Ormas

Zuhairi Misrawi

“Saya mengangpresiasi ketegasan pemerintah. Harapannya Perppu ini dapat memberikan efek jera terhadap ormas-ormas radikal lainnya agar tidak merongrong Pancasila,” ungkap Zuhairi pada awak media, Rabu (12/7/2017).

Menurut Zuhairi, pembubaran ormas radikal hanyalah salah satu langkah untuk menjaga Pancasila.

Langkah yang jauh lebih penting adalah memberikan penyadaran perihal pentingnya Pancasila dalam berbangsa dan bernegara kepada mereka yang terkena radikalisme.

Di kasus ini, sebut Zuhairi, tugas pemerintah jauh lebih berat.

“Kita perlu belajar dari Timur-Tengah yang tercabik-cabik akibat maraknya radikalisme dan ideologi intoleran seperti ISIS dan al-Qaeda,” tegas Lulusan Fakultas Ushuluddin, Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir itu.

“Kita umat Islam perlu menjaga republik ini agar tidak terpecah-belah seperti di Timur-Tengah,” tukasnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, sebanyak 14 Ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) memang mendesak pemerintah segera merealisasikan rencana pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) beserta ormas radikal anti-Pancasila lainnya.

Meski demikian, berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas mengatur bahwa pembubaran ormas harus melalui mekanisme pengadilan.

Baca juga: JK Imbau Pembahasan RUU Pemilu Melalui Musyawarah Mufakat

Oleh karena itu, pemerintah didesak untuk segera menerbitkan perppu untuk mempermudah mekanisme pembubaran ormas. (Yayan – harianindo.com)