Home > Travel & Kuliner > Wisata > Gua Kristal di Kupang, Destinasi Wisata yang Masih Alami

Gua Kristal di Kupang, Destinasi Wisata yang Masih Alami

Kupang – Sudah bukan rahasia, kadang hasrat ingin refreshing langsung hilang ketika tempat wisata yang dituju dibanjiri pengunjung. Bukannya rileks, yang ada malah stress karena banyaknya orang yang datang. Karenanya, berkunjung ke lokasi-lokasi indah yang masih perawan selalu menjadi tantangan dan kepuasan tersendiri. Misalnya, Kupang.

Gua Kristal di Kupang, Destinasi Wisata yang Masih Alami

Kupang sebagai Ibukota Nusa Tenggara Timur dikenal dengan cuaca panasnya. Wisata air seperti pantai dan air terjun sangat digemari di daerah ini. Ada yang baru dari Kupang, yaitu Gua Kristal berlokasi di desa Bolok, 45 menit perjalanan dari kota. Tak banyak yang tahu, foto-fotonya pun belum banyak beredar di sosial media. Justru inilah yang membuatnya lebih menantang. Selain lokasinya masih sangat sepi, tempatnya pun alami. Lihat saja, pintunya saja tersembunyi. Wah, ini akan menjadi petualangan yang seru!

Gua Kristal di Kupang, Destinasi Wisata yang Masih Alami

Pintu masuk berupa gua masih sangat alami. Mungkin yang terbayang, tempat ini sangat menyeramkan, apalagi dengan kondisi yang gelap gulita. Karena masih alami, jangan harap ada penerangan di dalamnya. Namun, hanya butuh beberapa langkah, kamu akan dibuat takjub dengan kolam berisi air jernih di dalamnya. Warnanya akan berkilau biru jika terkena pancaran sinar matahari dari sela-sela batu yang menjadi atapnya. Waktu paling tepat datang ke sini adalah pagi hingga siang hari. Bawa tambahan penerangan, seperti senter, ya.

Airnya yang jernih dan biru sangat mengundang untuk terjun. Rugi rasanya jika sudah sampai di Gua Kristal tapi tidak berenang. Siapkan baju ganti dari rumah karena di lokasi ini belum ada fasilitas untuk pengunjung sama sekali. Karena masih alami, waspadalah dengan bebatuan atau binatang yang mungkin tinggal di gua tersebut, ya. Selain baju ganti, kamu juga perlu menyiapkan bekal makanan dan minuman sendiri. Jangan lupa untuk membawa pulang kembali sampah-sampah yang kamu bawa. (Tita Yanuantari – www.harianindo.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gemar Tantangan di Ketinggian? Cobalah Jembatan Terpanjang di Swiss Yang Baru Ini

Gemar Tantangan di Ketinggian? Cobalah Jembatan Terpanjang di Swiss Yang Baru Ini

Jakarta – Bila Anda suka tantangan di ketinggian, mungkin sebaiknya mencoba melewati jembatan gantung terpanjang ...